MD-Media Desa
Jangan mengaku Pemuda, jika kita masih diperbudak dan diperalat oleh kepentingan individu. Apa lagi menyadang predikat Mahasiswa tpi kita malah menjadi bagian dari money politik, lebih mirisnya lagi malah kita sebagai pemuda & mahasiswa akan menjadi tumbal bagi kepentingan" politik, yg dampaknya telah kita ketahui bahwa imbasnya kepada mereka, Bapak, Ibu, Kakek, Paman, saudara" kita, yg tdk tahu manahu tentang Permainan" yg tlah kita lakukan. Sungguh sangat miris, ketika membayangkan itu semua, permainan yg kita lakukan akan berdampak pada mereka pada 1,2,3, tahun kedepan.
Mereka para politikus menikmati hasilnya, berfoya-foya, bersulang, berpesta, sedang mereka para rakyat jelata menderita, meratapi nasibnya dlam 1,2,3 tahun kedepan.
#MakaKitaPemudaMahsiswa akankah membiarkan semua itu terjadi ? sebagai Pemuda-Mahsiswa yg diharapkan mampu menjadi penerus nenek moyang, membawa perubahan terhadap DESA, KOTA, PROVENSI IBU KOTA, NEGARA kedepan, ternyata malah ikut"an berpesta bersama mereka sang Penguasa ! Mari kita rubah dari hal yg kecil terlebih dahulu, karena sebelum ada angka 100 pastilah melalui angka 0,1,2,3 dan seterusnya. Kita rubah dalam ruang lingkup mikro terlebih dahulu. Desa kita perbaiki, perbaiki dari pola fikir, perbaiki dari sektor kegiatan" postif, perbaiki dari pemberdayaan lingkungan, perbaiki dari pembangunan, perbaiki dari sektor aparatur Desa, dengan menempatkan sesuatu pada tempatnya.
Kita sebagai Pemuda-Mahasiswa harus tetap kometmen menjaga independensi kita. Karena hakikatnya pemuda-mahasiswa harus Netral.
Netral bukan berarti tidak punya pilihan, melainkan Netral harus berada ditengah dan bukan berarti bimbang, sikap Netral dari diri kita sebagai Pemuda-Mahasiswa adalah mempunyai sudut pandang tersendiri, pengamatan, penilian, sehingga mengeluarkan kesimpulan demi kepentingan bersama, Rakyat, Masyarakat, Penduduk, Desa, Kota dan lain sebagainya. Demi kebaikan bersama itulah yg menjadi pembeda antara Pemuda-Mahasiswa dan para elit" politik yg lebih mengedapankan kepentingan satu kelompok.
Pemuda-Mahasiswa dan tanggung jawab Sosial.
Mereka para politikus menikmati hasilnya, berfoya-foya, bersulang, berpesta, sedang mereka para rakyat jelata menderita, meratapi nasibnya dlam 1,2,3 tahun kedepan.
#MakaKitaPemudaMahsiswa akankah membiarkan semua itu terjadi ? sebagai Pemuda-Mahsiswa yg diharapkan mampu menjadi penerus nenek moyang, membawa perubahan terhadap DESA, KOTA, PROVENSI IBU KOTA, NEGARA kedepan, ternyata malah ikut"an berpesta bersama mereka sang Penguasa ! Mari kita rubah dari hal yg kecil terlebih dahulu, karena sebelum ada angka 100 pastilah melalui angka 0,1,2,3 dan seterusnya. Kita rubah dalam ruang lingkup mikro terlebih dahulu. Desa kita perbaiki, perbaiki dari pola fikir, perbaiki dari sektor kegiatan" postif, perbaiki dari pemberdayaan lingkungan, perbaiki dari pembangunan, perbaiki dari sektor aparatur Desa, dengan menempatkan sesuatu pada tempatnya.
Kita sebagai Pemuda-Mahasiswa harus tetap kometmen menjaga independensi kita. Karena hakikatnya pemuda-mahasiswa harus Netral.
Netral bukan berarti tidak punya pilihan, melainkan Netral harus berada ditengah dan bukan berarti bimbang, sikap Netral dari diri kita sebagai Pemuda-Mahasiswa adalah mempunyai sudut pandang tersendiri, pengamatan, penilian, sehingga mengeluarkan kesimpulan demi kepentingan bersama, Rakyat, Masyarakat, Penduduk, Desa, Kota dan lain sebagainya. Demi kebaikan bersama itulah yg menjadi pembeda antara Pemuda-Mahasiswa dan para elit" politik yg lebih mengedapankan kepentingan satu kelompok.
Jadi untuk itu Saya Atas Nama Pemuda Desa, mengajak para Pemuda-Mahasiswa di seluruh Desa se-kecamatan Karangpenang khususnya Desa BULMATET, yang sebentar lagi akan menghadapi PILKADES (bagi yg serentak 2019) supaya tetap menjaga nilai" independensinya, apa lagi kepada Mahasiswa saya harap kita sama" konsisten untuk tetap kometmen menjaga gelar kita sebagai "Agent of social control".
Rasa Boleh sama Tapi Pilihan kita tdak harus sama kan? karena kehendak, keinginan setiap orang itu pastilah berbeda-beda. Jangan kita paksakan pilihan seorang itu harus sama dengan kita. Karena itu melanggar Hukum dan Agama ! Mari kita syukuri perbedaan ini dengan selalu tawakal a'lallah. Karena belum tentu yg kita pilih, yg kita bangga"kan baik disisi Allah. Wallahu'alaam...
(اختلاف امتي رحمة)
Setiap perbedaan yg terjadi diantara Umatku adalah Rahmat
Ingat saudara-saudaraku Pelangi indah karena banyak warna
SuaraPemuda
SuaraDesa
SuaraMahasiswa
SuaraRakyat
SuaraTuhan
Setiap perbedaan yg terjadi diantara Umatku adalah Rahmat
Ingat saudara-saudaraku Pelangi indah karena banyak warna
SuaraPemuda
SuaraDesa
SuaraMahasiswa
SuaraRakyat
SuaraTuhan

Pemuda adlh mereka yg berkarya
BalasHapus